Kan ku cinta anakmu selamanya
April 19, 2010 4 Comments
Selepas sholat Isya, 17 April 2010.
Saldo tabungan hasil kerja keras di pabrik peleburan besi kembali ke titik nol, untuk menebus sepasang cincin emas putih, kue bolu dan sekeranjang buah2an. Bersetelkan kemeja batik lengan panjang pemberian pakde nya, dan celana panjang pinjaman satpam kenalannya di mall besar ibu kota. Beralaskan sandal terbaik yang dimiliki.
Mengantongi restu per telepon dari orang tua di kampung yang tidak bisa hadir, ditemani kakak perempuannya, pakde budenya, paklik nya…
Memberanikan diri untuk
mengikat janji setia..
Untuk adik sepupuku yang kocak tiada tara, Agung. Dan Isti. Selamat….
Didoakan segala yang terbaik.
Aku pria seperti dirimu
Suatu waktu butuh pendamping hidup
Yang kan tenteramkan hati selalu
Kan ku cinta anakmu selamanya
Biarlah waktu yang kan tunjukkanBapak-bapak bersiap sajalah
‘Tuk lepas buah hatimu
“Bapak-bapak oleh Sheila on 7″
























































komentar