Mbah Jemu II, Jenar (pagi pertama)

Ok, sebenarnya aku bingung mau kasih judul apa untuk seri ini. Karena sebenarnya tidak ada satu pun penampakan Mbah jemu didalamnya.

Tapi karena objek2 fotoku adalah keluarga beliau, ya sudah, sekalian saja menyambung judul seri sebelumnya.

Masih di tetangga belakang rumah, anak-anak dan putu-putu Mbah Jemu sedang bersiap untuk perjalanan ke Sragen. Masih dalam nuansa silaturahmi saat Idul fitri, mereka akan mengunjungi sanak famili yang lain.

Bangga, sederhana, dan menyenangkan. Itu yang bisa saya tangkap pagi itu saat ditengah-tengah mereka. Dengan mobil bekas yang baru mereka beli, mereka sangat antusias untuk melakukan perjalanan keluarga ini.

Dua putu dari Mbah Jemu, Bowo dan Nurul. Aku mengambil gambar mereka beberapa kali. Perkenalanku dengan mereka saat terjadi banjir besar di Jakarta tahun 2002 lalu. Rumah mereka di daerah Jakarta utara terendam air. Mereka sekeluarga mengungsi ke rumahku, padahal rumahku juga kebanjiran. Waktu itu Bowo masih kecil (sekarang juga tetap kecil sih), dan Nurul masih bayi dan dibedong.

Tokoh berikutnya yang saya ambil gambarnya adalah Mas Untung. Putra bungsu dari Mbah Jemu yang merantau di Kalimantan. Baru kali ini aku bertemu dengannya. Selama ini kalau saya pulangke Jenar, yah bertemunya dengan anak-anak yang lain.

Masih banyak anggota keluarga lainnya, tapi kebanyakan waktu saya lewatkan untuk bercanda bersama mereka.

Perjalanan ini dipimpin oleh ayahnya Bowo dan Nurul, Mas Budi namanya. Seorang kenek mobil box salah satu perusahaan korek api di Jabotabek. Seorang pekerja yang keras, dan minta didoakan agar bisa naik pangkat jadi supir, tidak melulu kenek. Sayang saya tidak mengambil gambarnya.

Satu pagi yang bernilai buat saya, terima kasih untuk kehangatannya..

IMG_8002

IMG_8000

Nurul

IMG_7994

IMG_8010

Bowo, dengan sangu pemberian ibuku..

IMG_8007

Mas Untung dan Ibunya, Mbah Rah..

IMG_8004

Mobil baru mereka… Selamat berlebaran, hati-hati di jalan…

4 Responses to Mbah Jemu II, Jenar (pagi pertama)

  1. limawhisky says:

    hujan salju memang suatu yang menyenangkan namun bisa berbagi rasa dengan mereka pasti lebih menyenangkan… mogo-mogo november ini kita bisa ke njenar bersama…

  2. seri deibelakang kaca itu ciamik tenan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: