Kan ku cinta anakmu selamanya

Selepas sholat Isya, 17 April 2010.

Saldo tabungan hasil kerja keras di pabrik peleburan besi kembali ke titik nol, untuk menebus sepasang cincin emas putih, kue bolu dan sekeranjang buah2an.  Bersetelkan kemeja batik lengan panjang pemberian pakde nya, dan celana panjang pinjaman satpam kenalannya di mall besar  ibu kota. Beralaskan sandal terbaik yang dimiliki.

Mengantongi restu per telepon dari orang tua di kampung yang tidak bisa hadir, ditemani kakak perempuannya, pakde budenya, paklik nya…

Memberanikan diri untuk

mengikat janji setia..

Untuk adik sepupuku yang kocak tiada tara, Agung.  Dan Isti. Selamat….

Didoakan segala yang terbaik.

Aku pria seperti dirimu
Suatu waktu butuh pendamping hidup
Yang kan tenteramkan hati selalu
Kan ku cinta anakmu selamanya
Biarlah waktu yang kan tunjukkanBapak-bapak bersiap sajalah
‘Tuk lepas buah hatimu

“Bapak-bapak oleh Sheila on 7”

4 Responses to Kan ku cinta anakmu selamanya

  1. Igor Firdauzi says:

    menyentuh sekali!

  2. 4forward says:

    kok mesakke banget to silihan kabeh, mbok tukokno pok o Thom….

  3. kaykay says:

    lebih indah dari yang diceritakan kemarinan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: